PENGARUH PENGAWASAN DINAS KESEHATAN KOTA TASIKMALAYA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI UPTD PUSKESMAS TAWANG KOTA TASIKMALAYA

Authors

  • Satia Nur Amanah STIA Yppt Priatim Tasikmalaya
  • Arifah Rosmayudi STIA Yppt Priatim Tasikmalaya
  • Dian Herlina STIA Yppt Priatim Tasikmalaya

Abstract

Kesehatan merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting untuk mendukung kehidupan yang produktif baik di bidang sosial maupun ekonomi. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Pemerintah sebagai penyelenggara pelayanan publik dapat memfasilitasi tercapainya kehidupan yang produktif dengan memberikan pelayanan yang layak dan bermutu kepada warga negara atau masyarakat. Undang-Undang Pelayanan Publik, yang juga dikenal sebagai Undang-Undang Nomor 25, disahkan pada tahun 2009. Sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi survei dan metodologi kuantitatif. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana, dengan variabel bebas pengawasan (X) dan variabel terikat kualitas layanan (Y). Pengolahan data perangkat lunak statistik menghasilkan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,471, yang menunjukkan hubungan yang relatif kuat dan positif antara pengawasan dan kualitas layanan. Hal ini berarti bahwa semakin ketat atau efektif supervisi yang dilakukan maka akan semakin baik, maka kualitas pelayanan di Puskesmas Tawang cenderung mengalami peningkatan. Lebih lanjut, nilai R Square sebesar 0.222 mengindikasikan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan berkontribusi sebesar 22.2% dalam menjelaskan variasi atau perubahan pada kualitas pelayanan. Dengan kata lain, sekitar seperlima dari perbaikan atau penurunan kualitas pelayanan di Puskesmas Tawang dapat dikaitkan secara langsung dengan efektivitas pengawasan. Faktor-faktor lain di luar kendali menyebabkan 77,8% sisanya, seperti kompetensi tenaga medis, ketersediaan fasilitas, budaya kerja, kepemimpinan internal, serta partisipasi masyarakat. Nilai Adjusted R Square sebesar 0.214 memperkuat validitas model ini dalam konteks populasi yang lebih luas, setelah memperhitungkan potensi bias karena ukuran sampel dan jumlah variabel yang digunakan. Angka ini tetap berada pada kategori kontribusi sedang, sehingga dapat dikatakan bahwa model regresi ini cukup stabil dan layak untuk digunakan dalam interpretasi lanjutan. Siginfikan

Kata Kunci : Pengawasan, Pelayanan, Kesehatan

 

ABSTRACT

 

Health is a fundamental need and a crucial element in supporting a productive life, both socially and economically. This is in compliance with Law No. 36 of 2009.  A productive life can be accomplished by providing citizens or communities with high-quality public services that are administered by the government in its capacity as the service provider.  Public service delivery is regulated by Law No. 25 of 2009.  The primary source of data for this research is a survey method, which employs a quantitative approach.  The independent variable (X) is supervision, and the dependent variable (Y) is service quality. This research employs a simple linear regression analytical model.  The correlation coefficient (R) is determined by the results of data analysis conducted using statistical software was found to be 0.471, indicating a positive and moderately strong relationship between supervision and service quality. This means that the better or more intensive the supervision carried out, the more likely the quality of service at Puskesmas Tawang will improve. Furthermore, the R Square value of 0.222 indicates that supervision conducted by the Health Office contributes 22.2% to explaining the variation or changes in service quality. In other words, about one-fifth of the improvements or declines in service quality at Puskesmas Tawang can be directly linked to the effectiveness of supervision. The remaining 77.8% is explained by other factors outside of supervision, such as medical staff competence, availability of facilities, organizational culture, internal leadership, and community participation. The Adjusted R Square value of 0.214 strengthens the validity of this model in the context of a broader population by accounting for potential bias due to sample size and number of variables used. This value still falls into the moderate contribution category, indicating that the regression model is reasonably stable and suitable for further interpretation.

Keywords: Supervision, Service, Health

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chandra, T., Chandra, S., & Hafni, L. (2020). Service quality, consumer satisfaction, dan consumer loyalty: Tinjauan teoritis (C. I. Gunawan, Ed.; 1st ed., Vol. 1). CV IRDH.

Denhardt, R. B., & Denhardt, J. V. (2003). The new public service: Serving, not steering. Armonk, NY: M.E. Sharpe.

Griffin, R. W. (2021). Management. Cengage Learning.

Handayaningrat. (1985). Pengantar studi ilmu administrasi dan manajemen. Bandung.

Hardiyansyah. (2018). Kualitas pelayanan publik (Turi, Ed.; 1st ed.). Gava Media.

Handoko T. (2012). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. Yogyakarta:

Koontz, H., & Weihrich, H. (2021). Essentials of management. McGraw-Hill Education.

Maman, U. (2020). Ruang lingkup pengawasan pemerintahan. Bandung: CV Cendekia Press.

Mulyawan, A. (2016). Manajemen operasional (Edisi 3). Salemba Empat.

Nashar. (2017). Kualitas pelayanan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat (A. Moh, Ed.; 1st ed.). Duta Media Publishing.

Nurchotimah, A. S. I. (2021). Pengawasan pelayanan publik (R. A. Nugroho, Ed.; 1st ed.). Jejak Pustaka.

Pasolong, H. (2007). Teori administrasi publik. Bandung: Alfabeta.

Rendy, M. (2018). Manajemen strategik: Teori dan aplikasi. Salemba Empat.

Rauf, E. U. T., & Putubasai, E. (2020). Kualitas pelayanan berbasis sistem informasi manajemen (L. K. Dewi, Ed.; 1st ed.). Aura CV Anugrah Utama Raharja.

Sarwoto. (1991). Manajemen organisasi. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Sinambela, L. P. (2011). Reformasi pelayanan publik: Teori, kebijakan, dan implementasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syatori, T., & Ghozali, N. (2016). Metode penelitian kuantitatif. Pandiva Buku.

Siagian. (2003). Filsafat Administrasi. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Terry, G. R. (2006). Principles of management. Jakarta: Bumi Aksara (terjemahan).

Winardi, J. (2016). Manajemen: Suatu pendekatan sistem. PT RajaGrafindo Persada.

Wiratna, S. (2022). Metodologi penelitian bisnis dan ekonomi: Pendekatan kuantitatif.

Downloads

Published

29-01-2026

How to Cite

PENGARUH PENGAWASAN DINAS KESEHATAN KOTA TASIKMALAYA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI UPTD PUSKESMAS TAWANG KOTA TASIKMALAYA. (2026). Jurnal Ilmiah Koordinasi, 4(02), 126-137. https://jurnal.stiaypptpriatim.ac.id/index.php/koordinasi/article/view/139

Most read articles by the same author(s)