PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PUBLIK BIDANG KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI UPTD PUSKESMAS PANCATENGAH KABUPATEN TASIKMALAYA
Abstract
Puskesmas memiliki peran Pelayanan bermutu yang memenuhi kriteria harus diberikan, dan ini memerlukan langkah-langkah strategis untuk mempercepat peningkatan kesehatan masyarakat pelayanan juga telah dibereskan sehingga dapat menembus semua lapisan masyarakat. Kehadiran layanan kesehatan yang disediakan oleh puskesmas diharapkan dapat memberikan penilaian terhadap fasilitas kesehatan tersebut. Puskesmas akan merasa puas dengan layanan yang diberikan jika sesuai dengan kebutuhannya; jika tidak, maka tidak akan merasa puas. Penulisannya in bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepuasan masyarakat dipengaruhi oleh mutu layanan kesehatan masyarakat. Metodologi penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan survei menjadi sumber data primer. Dengan pengambilan data menggunakan studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan angket. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 responden. Pengujian bentuk Uji t, koefisien determinasi, dan analisis regresi linier dasar digunakan dalam penelitian ini. hasil penulisannya menunjukan nilai koefisien konstanta bernilai 5,000 menyatakan bahwa setiap penambahan “satu” (1) skor kualitas pelayanan piblik akan menaikkan kepuasan masyarakat sebesar 0,402. Dan dapat dilihat juga bahwa koefisien konstanta bernilai positif artinya kualitas pelayanan publik cukup berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat. Berdasarkan tabel Uji t nilai thitung yang dihasilkan oleh variabel kualitas pelayanan publik adalah 11.330 lebih besar dari ttabel yaitu 1.660 dengan tingkat signifikansi 0.000 angka dari hasil tersebut lebih kecil dari taraf signifikansi 5% atau 0,05 artinya variabel kualitas pelayanan publik secara persial berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan masyarakat dan nilai thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dan Berdasarkan hasil perhitungan bahwa nilai koefisien determinasi atau besaran pengaruh variabel bebas (Kualitas Pelayanan Publik) terhadap variabel terikat (Kepuasan Masyarakat) adalah sebesar 57,2% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain sebesar 42,8% yang tidak dimasukan kedalam penelitian ini
Kata kunci : Kualitas Pelayanan Publik, Kepuasan Masyarakat
Abstract
Health centers have a strategic role in accelerating the improvement of public health and are required to provide quality and satisfactory health services in accordance with established service standards so that they can reach all levels of society. The existence of health services provided to the community by health centers is expected to provide its own assessment of the health center. If the services provided are as desired, the community will be satisfied, but if the opposite happens, the community is not satisfied with the service. This study aims to determine the effect of the quality of public health services on public satisfaction. The research method used in this study is a quantitative approach and the survey method is the primary data source. By collecting data using literature studies, observations, interviews, and questionnaires. The sample in this study amounted to 98 respondents. Testing in this study used simple linear regression analysis, t-test and coefficient of determination. the results of this study show a constant coefficient value of 5.000 stating that every additional "one" (1) score of public service quality will increase public satisfaction by 0.402. And it can also be seen that the constant coefficient is positive, meaning that the quality of public services has quite an effect on public satisfaction. Based on the t-test table, the calculated t value produced by the public service quality variable is 11,330, which is greater than the t table, which is 1,660 with a significance level of 0.000. The number of results is smaller than the significance level of 5% or 0.05, meaning that the public service quality variable partially has a significant effect on public satisfaction and the calculated t value> t table, so H0 is rejected and Ha is accepted. And based on the calculation results, the value of the determination coefficient or the magnitude of the influence of the independent variable (Public Service Quality) on the dependent variable (Public Satisfaction) is 57.2% and the rest is influenced by other variables of 42.8% which are not included in this study.
Keywords: Public Service Quality, Public Satisfaction
Downloads
References
Moenir. (2008). Manajemen pelayanan umum di Indonesia (Cet. ke-8). Bumi Aksara
Hardiansyah. (2018a). Kualitas Pelayanan Publik. GAVA MEDIA.
Hardiansyah. (2018b). Kualitas Pelayanan Publik. Gava Media.
Priansa, D. J. (2018). Perencanaan & Pembangunan SDM (Cet. 3.). Alfabeta
Stevelman, F., & Haan, S. C. (2020). Boards in Information Governance. U. Pa. J. Bus. L.,23, 179.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta
Martono, N. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. PT RajaGrafindo Persada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmiah Koordinasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal yang berfokus pada administrasi niaga (bisnis) dan administrasi negara (publik) memiliki berbagai cakupan yang mencakup penelitian dan pemikiran di bidang yang relevan:
Jurnal Ilmiah STIA YPPT TASIKMALAYA
-
- Ilmu Administrasi Publik
- Kebijakan dan Manajemen Publik
- Ilmu Administrasi Niaga
- Bisnis dan Kewirausahaan
- Ilmu Pemerintahan
- Ilmu Sosial Lainnya
-
Ekonomi dan Bisnis
-
- Ilmu Administrasi Publik
Jurnal Ilmu Administrasi Negara
-
-
Kajian Kebijakan Publik
-
Penelitian dan Telaah Teoritis dalam Ilmu Administrasi Negara
-










