PENGARUH KOMUNIKASI INTERNAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN TASIKMALAYA

Authors

  • andi STIA YPPT Priatim Tasikmalaya
  • Listia Nurlatifah STIA YPPT PRIATIM TASIKMALAYA

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh komunikasi internal terhadap kinerja pegawai di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya. Komunikasi internal yang efektif, baik vertikal, horizontal, maupun diagonal, mendorong pemahaman terhadap tujuan organisasi dan meningkatkan kinerja pegawai. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain asosiatif, menggunakan observasi, wawancara, dan angket sebagai instrumen. Populasi berjumlah 42 orang, dengan teknik sensus sebagai metode pengambilan sampel. Variabel independen adalah komunikasi internal, sedangkan variabel dependen adalah kinerja pegawai yang diukur melalui kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, kehadiran, dan kerjasama. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan komunikasi internal berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan kontribusi 67,3% dan koefisien regresi 0,891. Nilai t hitung sebesar 8,957 dan signifikansi 0,000 (< 0,05) menguatkan bahwa komunikasi internal berperan penting dalam peningkatan kinerja pegawai di BPBD Kabupaten Tasikmalaya.

Kata kunci: Komunikasi, Internal, Kinerja.

 

ABSTRACT

This study analyzes the influence of internal communication on employee performance at the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Tasikmalaya Regency. Effective internal communication—whether vertical, horizontal, or diagonal—enhances understanding of organizational goals and improves employee performance. The research uses a quantitativeapproach with an associative design, employing observation, interviews, and questionnaires as instruments. The population consists of 42 people, with the census method used for sampling. The independent variable is internal communication, while the dependent variable is employee performance, measured by work quality, quantity, timeliness, attendance, and teamwork. The results of simple linear regression analysis show that internal communication significantly affects employee performance, contributing 67.3% with a regression coefficient of 0.891. A t-test result of 8.957 with a significance value of 0.000 (< 0.05) confirms that internal communication plays a crucial role in improving employee performance at BPBD Tasikmalaya Regency.

Keywords: Communication, Internal, Performance.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ghofur, N. (2014). Manajemen Publik Pada Pemerintah. Bumi Aksara.

Mangkunagara. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. Remaja Rosdakarya.

Mangkunegara, A. P. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Remaja Rosdakarya.

7

Mathis, J. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Sepu). Salemba Empat.

Moeheriono, E. (2012). Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Raja Grafindo Persada.

Mulyana, D. (2010). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar.

Rivai. (2013). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan dari Teori ke Praktek. Ranjang Rafindo Persada.

Robbins. (2016). Manajemen Penilaian Kinerja Karyawan. Gaya Media.

Rustan, A. S., & Hakki, N. (2017). Pengantar Ilmu Komunikasi.

Silalahi, M. (2021). Perilaku Organisasi (edisi pert). Eureka Media Aksara.

Sugiono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (edisi kedu). Alfabeta.

Sugiyono, P. D. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif. Alfabeta.

Sujak, A. (1990). Kepemimpinan Manajer. Rajawali Pers.

Downloads

Published

08-07-2025

How to Cite

PENGARUH KOMUNIKASI INTERNAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN TASIKMALAYA. (2025). Jurnal Ilmiah Koordinasi, 4(01), 12-20. https://jurnal.stiaypptpriatim.ac.id/index.php/koordinasi/article/view/97