LEGISLATIVE PERFORMANCE AND LOCAL GOVERNANCE: EVALUATING THE ROLE OF THE REGIONAL HOUSE OF REPRESENTATIVES IN SOUTH TANGERANG
Abstract
Kinerja lembaga legislatif daerah merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang demokratis dan akuntabel. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memiliki fungsi strategis dalam sistem pemerintahan daerah, yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Namun demikian, dalam praktiknya kinerja DPRD seringkali menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya kualitas produk legislasi, keterbatasan kapasitas kelembagaan, serta lemahnya mekanisme pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Tahun 2024 dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi terhadap berbagai dokumen resmi DPRD. Informan penelitian terdiri dari anggota DPRD, unsur sekretariat dewan, serta pihak-pihak yang terkait dengan proses legislasi dan pengawasan di DPRD Kota Tangerang Selatan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja DPRD Kota Tangerang Selatan dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara umum telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, namun masih terdapat beberapa kendala, antara lain keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, koordinasi yang belum optimal antara DPRD dan pemerintah daerah, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam proses penyusunan kebijakan daerah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kapasitas kelembagaan, transparansi proses legislasi, serta penguatan mekanisme partisipasi publik guna meningkatkan kualitas kinerja DPRD dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah yang baik.
Kata kunci: kinerja legislatif daerah, fungsi DPRD, tata kelola pemerintahan daerah, pengawasan kebijakan publik, partisipasi masyarakat
ABSTRACT
Legislative performance at the local level represents an essential indicator in achieving democratic and accountable local governance. The Regional House of Representatives (DPRD) plays a strategic role in the local government system through
its legislative, budgeting, and oversight functions. However, in practice, the performance of local legislative institutions often faces several challenges, including the limited quality of legislative outputs, institutional capacity constraints, and weak oversight mechanisms over the implementation of regional policies. This study aims to analyze the performance of members of the Regional House of Representatives of South Tangerang City in 2024 in carrying out their legislative, budgeting, and oversight functions.
This research employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation studies of official documents related to the DPRD. Research informants included members of the DPRD, officials from the legislative secretariat, and other stakeholders involved in the legislative and oversight processes within the South Tangerang City DPRD. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing.
The results indicate that the performance of the South Tangerang City DPRD in performing legislative, budgeting, and oversight functions has generally been carried out in accordance with existing regulations. However, several challenges remain, including limited human resource capacity, suboptimal coordination between the DPRD and the local government, and relatively low public participation in regional policymaking processes. Therefore, efforts are needed to strengthen institutional capacity, improve transparency in legislative processes, and enhance public participation mechanisms to improve the quality of legislative performance in supporting good local governance.
Keywords: legislative performance, regional parliament, local governance, public policy oversight, community participation
Downloads
References
Agranoff, R. &. (2003). Collaborative public management. Georgetown University Press. Bovaird, T. &. (2003). Public management and governance. Routledge.
Budiardjo, M. (2008). Dasar-dasar ilmu politik. Jakarta: Gramedia.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Los Angeles: SAGE Publications.
Grindle, M. (2017). Politics and policy implementation in the third world. Princeton University Press.
Hidayat, S. (2016). Politik lokal dan dinamika pemerintahan daerah. Denpasar: Rajawali Press.
Miles, M. B. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moynihan, D. P. (2008). The dynamics of performance management. Georgetown University Press.
Pollitt, C. &. (2017). Public management reform. Oxford University Press.
Prasojo, E. (2010). Reformasi birokrasi dalam praktik. Jakarta: Salemba Humanika. Rhodes, R. A. (1996). The new governance: Governing without government. Political
Studies.
Said, M. (2015). Pengawasan DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Jurnal Ilmu Pemerintahan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Koordinasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal yang berfokus pada administrasi niaga (bisnis) dan administrasi negara (publik) memiliki berbagai cakupan yang mencakup penelitian dan pemikiran di bidang yang relevan:
Jurnal Ilmiah STIA YPPT TASIKMALAYA
-
- Ilmu Administrasi Publik
- Kebijakan dan Manajemen Publik
- Ilmu Administrasi Niaga
- Bisnis dan Kewirausahaan
- Ilmu Pemerintahan
- Ilmu Sosial Lainnya
-
Ekonomi dan Bisnis
-
- Ilmu Administrasi Publik
Jurnal Ilmu Administrasi Negara
-
-
Kajian Kebijakan Publik
-
Penelitian dan Telaah Teoritis dalam Ilmu Administrasi Negara
-










