PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA BIDAN DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH (UPTD) PUSKESMAS KARANGUNGGAL KABUPATEN TASIKMALAYA

Authors

  • Riksi Tazali STIA YPPT PRIATIM Tasikmalaya

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kinerja bidan di UPTD Puskesmas Karangnunggal, yang ditandai dengan tingginya angka kematian neonatal dan ibu, kesalahan pendokumentasian, serta lambatnya respons kegawatdaruratan. Masalah tersebut diduga dipicu oleh kurangnya efektivitas kepemimpinan manajerial dan rendahnya kemandirian serta motivasi kerja bidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja bidan dengan menggunakan metode kuantitatif melalui teknik observasi, angket, regresi berganda, dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, menegaskan peran krusial Kepala Puskesmas dalam pengambilan keputusan. Sebaliknya, motivasi kerja secara mandiri tidak berpengaruh signifikan, mengindikasikan ketergantungan tinggi staf pada instruksi atasan dibandingkan inisiatif pribadi. Namun, secara simultan, kedua variabel memiliki pengaruh kuat dan dominan dalam menjelaskan variasi kinerja. Kepemimpinan ditemukan sebagai faktor paling determinan dibandingkan motivasi. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat model situational leadership di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Disarankan agar Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memprioritaskan penguatan kapasitas manajerial Kepala Puskesmas dan memperbaiki pola komunikasi serta fasilitas pendukung guna memastikan peningkatan kinerja bidan yang berkelanjutan demi pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik.

 

Kata Kunci: Kepemimpinan Manajerial, Motivasi Kerja, Kinerja Bidan, Kematian Ibu dan Neonatal, Puskesmas.

 

 

ABSTRACT

 

This research is driven by the sub-optimal performance of midwives at the Karangnunggal Community Health Center (UPTD Puskesmas Karangnunggal), characterized by high neonatal and maternal mortality rates, documentation errors, and slow emergency response times. These issues are suspected to be triggered by ineffective managerial leadership and low levels of professional independence and work motivation among midwives. This study aims to analyze the influence of leadership and work motivation on midwife performance using quantitative methods, employing observation techniques, questionnaires, multiple regression, and path analysis. The results indicate that leadership partially has a positive and significant effect on performance, reinforcing the crucial role of the head of the health center in decision-making. Conversely, work motivation independently does not have a significant effect, indicating a high dependency of staff on superior instructions rather than personal initiative. However, simultaneously, both variables exert a strong and dominant influence in explaining performance variations. Leadership was found to be the most determinant factor compared to motivation. Theoretically, this study strengthens the situational leadership model in primary healthcare facilities. It is recommended that the Tasikmalaya Regency Government prioritize strengthening the managerial capacity of health center heads and improve communication patterns and supporting facilities to ensure sustainable improvement in midwife performance for better public health services.

 

Keywords: Managerial Leadership, Work Motivation, Midwife Performance, Maternal and Neonatal Mortality, Community Health Center (Puskesmas).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Handayani, S. (2022). Analisis Motivasi Kerja terhadap Produktivitas Bidan dalam Pelayanan Antenatal Care. Jurnal Manajemen Kesehatan, 10(2), 145-158.

Luthans, F. (2021). Organizational Behavior: An Evidence-Based Approach. 14th Edition. New York: McGraw-Hill Education.

Mangkunegara, A. P. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat.

Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational Behavior. 18th Edition. New Jersey: Pearson Education.

Saputra, R. (2021). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Puskesmas terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan. Jurnal Administrasi Publik, 5(1), 22-35.

Sari, D. N. (2023). Sinergi Kepemimpinan dan Motivasi dalam Meningkatkan Kinerja Bidan di Puskesmas Rawat Inap. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 14(3), 301-315.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Downloads

Published

27-01-2026

How to Cite

PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA BIDAN DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH (UPTD) PUSKESMAS KARANGUNGGAL KABUPATEN TASIKMALAYA. (2026). Jurnal Ilmiah Koordinasi, 4(02), 364-377. https://jurnal.stiaypptpriatim.ac.id/index.php/koordinasi/article/view/158