PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PENDIDIKAN KOTA TASIKMALAYA

Authors

  • Yudi Mei Munawar STIA YPPT PRIATIM Tasikmalaya
  • Agus Fatah Hidayat STIA YPPT PRIATIM Tasikmalaya
  • Arifah RosmaJudi STIA YPPT PRIATIM TASIKMALAYA

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya kinerja pegawai di Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya yang ditandai oleh ketidakakuratan data serta keterlambatan pelaporan. Masalah utama bersumber pada lemahnya kompetensi pegawai dalam menguasai regulasi teknis dan rendahnya motivasi kerja yang menghambat inovasi serta sinergi antar-instansi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, baik secara individu maupun bersama-sama. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis jalur terhadap responden di lingkungan dinas terkait. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kompetensi berpengaruh positif terhadap efektivitas pelayanan. Namun, motivasi kerja ditemukan memiliki peran yang jauh lebih dominan sebagai kunci utama produktivitas organisasi. Secara serempak, kombinasi kedua faktor tersebut memberikan kontribusi besar dalam meminimalkan hambatan birokrasi. Meskipun demikian, masih terdapat faktor luar lainnya yang turut memengaruhi kinerja. Rekomendasi penelitian menekankan pentingnya penguatan moral kerja dan apresiasi pegawai sebagai pendorong utama performa organisasi yang kompetitif.

 

Kata Kunci: Kompetensi, Motivasi Kerja, Kinerja Pegawai, Dinas Pendidikan.

 

Abstract

This research is driven by the phenomenon of low employee performance at the Tasikmalaya City Education Office, characterized by data inaccuracies and reporting delays. The primary issues stem from weak employee competence in mastering technical regulations and low work motivation, which hinders innovation and inter-institutional synergy. This study aims to analyze the influence of competence and work motivation on employee performance, both individually and collectively. A quantitative method was employed, utilizing path analysis techniques on respondents within the relevant department.

The results reveal that competence has a positive effect on service effectiveness. However, work motivation was found to play a significantly more dominant role as the key driver of organizational productivity. Simultaneously, the combination of these two factors contributes greatly to minimizing bureaucratic obstacles. Nevertheless, there remain external factors that also influence performance. The study recommends the importance of strengthening work morale and employee appreciation as primary drivers for competitive organizational performance.

 

Keywords: Competence, Work Motivation, Employee Performance, Education Office.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad, S. R. (2006). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Certo, S. C., & Travis, S. T. (2006). Modern Management: Concepts and Skills. New Jersey: Pearson Education.

Dessler, G. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Indeks.

Dharma, S. (2012). Manajemen Kinerja: Falsafah Teori dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Gibson, J. L., dkk. (1997). Organisasi: Perilaku, Struktur, Proses. Jakarta: Erlangga.

Kasmir. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia (Teori dan Praktik). Depok: PT RajaGrafindo Persada.

Koontz, H., dkk. (2010). Essentials of Management: An International Perspective. New Delhi: Tata McGraw-Hill.

Mahmudi. (2016). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: STIM YKPN.

Mangkunegara, A. P. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Moeheriono. (2014). Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Pabundu, T. (2006). Budaya Organisasi dan Peningkatan Kinerja Perusahaan. Jakarta: Bumi Aksara.

Pasolong, H. (2011). Teori Administrasi Publik. Bandung: Alfabeta.

Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Peraturan Wali Kota Tasikmalaya Nomor 56 Tahun 2021 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya.

Prawirosentono, S. (1999). Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: BPFE.

Rivai, V. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Robbins, S. P. (2017). Organizational Behavior. New Jersey: Pearson Education.

Sedarmayanti. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia: Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Bandung: Refika Aditama.

Sopiah. (2008). Perilaku Organisasional. Yogyakarta: Andi Offset.

Sudarmanto. (2009). Kinerja dan Pengembangan Kompetensi SDM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutrisno, E. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.

Tanjung, H., & Arep, I. (2016). Manajemen Motivasi. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Wibowo. (2013). Manajemen Kinerja. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Winardi. (2016). Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta: Rineka Cipta.

Zainun, B. (1989). Manajemen Sumber Daya Manusia Indonesia. Jakarta: Gunung Agung.

Downloads

Published

27-01-2026

How to Cite

PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PENDIDIKAN KOTA TASIKMALAYA. (2026). Jurnal Ilmiah Koordinasi, 4(02), 413-426. https://jurnal.stiaypptpriatim.ac.id/index.php/koordinasi/article/view/161